Kepik Hijau pada Kedelai
15.31 | Author: Urip SR
Tanaman kedelai saya terserang serangga menyerupai kepik berwarna kehijau-hijauan. Setelah saya perhatikan, ternyata kepik itu merusak polong kedelai.  Jika hal itu didiamkan, maka akan mempengaruhi hasil kedelai saya.   Pertanyaan saya adalah: “Bagaimana cara mengendalikan kepik hijau tersebut?” mohon penjelasan. Terimakasih

(H. Yasin, Tirtamulya, Karawang)

Sejak tumbuh ke permukaan tanah hingga tanaman tua, kedelai tidak luput dari serangga hama. Hama yang menyerang tanaman kedelai cukup banyak namun hanya beberapa jenis saja yang berstatus penting dan sering menimbulkan kerugian di antaranya adalah kepik hijau (Nezara viridula L).
Kehidupan kepik hijau sangat bervariasi tergantung pada keadaan  iklim dan tanaman inangnya.Kepik meletakkan telur secara berkelompok pada bagian bawah daun.Satu kelompok terdapat 10-50 butir dan satu ekor induk betina dapat memproduksi 100-250 butir telur.Bentuk telur seperti cangkir berwarna kuning dan tertata rapi.Setelah 5-7 hari telur menetas menjadi nimfa. Nimfa instar 1 bergerombol di atas kulit telur, setelah berganti kulit pindah ke plong untuk makan dan hidup. Nimfa instar 3,4,5 dan imago diam di permukaan daun bagian atas, pada pagi hari setelah pukul 09.00 pindah ke polong untuk makan. Imago meletakkan telur mulai pukul 15.00 sampai 21.00.
Nimfa dan kepik mertusak polong dengan cara menusuk stiletnya pada kulit polong dan biji lalu mengisap cairan biji. Serangan pada fase pembentukan dan pertumbuhan polong/biji menyebabkan polong/biji kempis, mengering dan gugur. Serangan pada fase pengisapan biji, menyebabkan biji menjadi hitam dan busuk.Serangan pada polong tua, menyebabkan kualitas biji menurun karena ada bintik hitam pada biji atau biji menjadi keriput.
Gejala Serangan jelas terlihat pada kulit biji dan kulit polong bagian dalam berupa bintik hitam atau coklat. Kerusakan di lapangan biasanya terjadi bersamaan dengan pengisap polong yang lain dan tanda serangannya tidak dapat dibedakan.
Populasi kepik mulai dijumpai di pertanaman sejak fase pembentukan bunga sekitar umur 35 hari setelah tanam (hst) sampai menjelang panen. Stadia tanaman yang paling disukai sekitar umur  58 hst serta puncak populasi imago dan nimfa terjadi pada umur 50 hst. Periode kritis tanaman adalah fase pembentukan polong sampai pengisap biji (49-70 hst)
Tanaman Inang, kepik hijau bersifat polifag selain memakan tanaman kedelai juga memakan tanaman kacang hijau, kacang panjang, kacang tunggak, padi/wijen, jagung, kentang, tembakau, kapas, dan orok-orok.
Pengendalian :
Pengendalian hama kepik hijau pada tanaman kedelai antara lain dapat di lakukan dengan cara-cara sebagai berikut:
•    Sanitasi tanaman inang liar jauh sebelum tanam.
•    Melakukan tanam secara serentak dan pergiliran tanaman dengan tanaman bukan inang.
•    Di daerah endemis dapat menggunakan tanaman perangkap kacang hijau varietas merak atau Sesbania rostrata yang ditanam sekeliling/pinggir lahan terutama di lahan yang berbatasan dengan sumber serangan. Kacang hijau varietas merak ditanam bersamaan dengan tanam kedelai, sedang Sesbania rostrata ditanam 14 hari sebelum tanam kedelai.
•    Melakukan pengamatan atas serangan ham akepik hijau, terutama dilakukan pada tanaman berumur 42, 49, 56, 63, dan 70 hst terhadap imago, telur dan nimfa.
•    Penggunaan pestisida dilakukan apabila populasi mencapai ambang pengendalian, misalnya Insektisida yang mengandung dua jenis bahan aktif siap pakai yaitu Starban 585 EC dengan konsentras 20 ml/tangki;
•    Ambang pengendalian bila terdapat 2 ekor/10 rumpun tanaman atau intensitas kerusakan lebih besar dari 2,5% polong terserang.
Selamat Mengendalikan..!***
.
Penyakit Virus Kerdil Kedelai
15.24 | Author: Urip SR
Tanaman kedelai yang daun-daunnya berkerut dan tumbuh kerdil umumnya terserang oleh penyakit virus.  Penyakit ini umumnya banyak menyerang tanaman kedelai pada musim kemarau seiring dengan meningkatnya populasi vektor penyakit dilapangan yang mulai berkembang pada akhir musim kemarau.  Salah satu penyakit yang disebabkan virus pada tanaman kedelai adalah virus kerdil kedelai atau Soybean Stunt Virus (SSV).  Penyakit ini ditularkan oleh serangga penular kutu daun Aphis glycines dan A. Craccivora secara non persisten.  Persentase penularan dapat mencapai 70% - 90% tergantung waktu infeksinya.  Selain itu, penularannya dapat juga secara mekanis dan melalui benih.Virus kerdil kedelai mudah menyebar dengan jangkauan yang luas karena tanaman inangnya banyak. Tanaman yang dapat menjadi inang antara lain tembakau, kacang buncis, kacang hijau, kacang panjang, kacang tunggak, dan kacang babi.    Tanaman kedelai yang terserang virus akan menjadi kerdil, pada helai daun tampak mosaic yang kurang jelas.  Daun yang terserang agak menggulung, kecil, dan keriput.Jarak antara cabang menjadi pendek dan tangkai daunnya juga memendek.Tanaman kedelai yang terserang memperlihatkan warna terang pada tulang-tulang daunnya dan helaian daun agak melengkung.  Gejala khas pada biji kedelai yang terserang virus adalah berupa belang coklat yang konsentris pada kulit bijinya.  Pengendalian virus kerdil kedelai dapat dilakukan dengan memadukan beberapa komponen pengendalian sebagai berikut:
1.    Pengendalian secara kultur teknis:
a.    Menunda tanam kedua (MK II) setelah kedelai pertama (MK I) minimal selama 2 minggu (masa bera)
b.    Menanam kedelai secara serentak dengan menggunakan benih bebas virus yang berasal dari tanaman sehat dalam satu wilayah pada awal musim, terutama setelah tanaman padi.
c.    Penanaman varietas kedelai yang tahan terhadap serangga penular, misalnya varietas Orba dan varietas Wilis.
d.    Penanaman varietas yang tahan terhadap virus kerdil kedelai, misalnya varietas Taichung, Bonus, Lokon, Dempo, dan Sumbing
e.    Pergiliran tanaman dengan tanaman bukan inangnya.
2.    Pengendalian secara fisik dan mekanis:
a.    Sanitasi tanaman kedelai yang terserang dengan cara mencabut dan memusnahkannya dengan cara dibakar.
b.    Menghilangkan atau membersihkan tumbuhan pengganggu yang merupakan tumbuh inang bagi virus.
3.    Pengendalian secara kimiawi:
Apabila dijumpai serangga penular di daerah berjangkitnya penyakit virus dapat dilakukan penyemprotan dengan insektisida berbahan aktif imdakloprid missal Dagger 200 SL dengan konsentrasi 10-15 ml/ tangki atau insektisida berbahan aktif profenofos seperti Biocron 500 EC dengan konsentrasi 15-20 ml/tangki.
(USR)***
Atasi, Ulat Tanah (Agrotis ipsilon)
15.04 | Author: Urip SR
Gejala serangan ulat tanah (Agrotis ipsilon) (Foto: Anik Kurniati)
Larva ulat tanah (Foto: Anik Kurniati)
Bapak Rahmad, petani dari Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat tertegun melihat tanaman kedelainya yang baru berumur 5 hari banyak yang mati, dengan gejala pada bagian batang tanaman putus atau terpotong. Pada awalnya, beliau menduga bahwa tanaman kedelainya tersebut mati karena dimakan oleh jengkerik atau semut. Tetapi ternyata setelah beliau mengorek tanah didapatkannya ulat berwarna hitam di dalam bekas korekan tanahnya. Setelah itu beliau baru sadar bahwa tanaman kedelainya yang mati tersebut karena telah terpotong oleh ulat tersebut. Dan bahkan beliau menyebut ulat hitam tersebut dengan sebutan “monster”. Sebenarnya apa sih “monster” itu???????? Monster itu adalah ulat Agrotis ipsilon atau ulat hitam atau sering disebut juga ulat tanah.
Agrotis ipsilon merupakan ulat tanah yang mempunyai sifat polifag. Hama ini mempunyai kisaran inang yang sangat luas, bisa menyerang pada tanaman  kacang-kacangan, kedelai, jagung, kubis dan tanaman sayuran semusim lainnya. Dalam klasifikasi serangga atau insekta, ulat tersebut berada di ordo Lepidoptera (ordo kupu-kupu dan ngengat) dan masuk pada famili Noctuidae. Perkembangan ulat ini bersifat metamorfosis  sempurna, terdiri atas stadia telur, ulat/larva, kepompong/pupa dan ngengat/ imago.
MORFOLOGI DAN BIOEKOLOGI
TELUR
Telur diletakkan satu-satu atau dalam kelompok di atas tanah yang lembab. Bentuk telur seperti kerucut terpancung dengan garis tengah pada bagian dasarnya 0,5 mm. Seekor betina dapat meletakkan 1.430 - 2.775 butir telur. Warna telur mula-mula putih lalu berubah menjadi kuning, kemudian merah disertai titik coklat kehitam-hitaman pada puncaknya. Titik hitam tersebut adalah kepala larva yang  sedang berkembang di dalam telur. Menjelang menetas, warna telur berubah menjadi gelap agak kebiru-biruan. Stadium telur berlangsung 4 hari.
LARVA
Larva menghindari cahaya matahari dan bersembunyi di tanah kira-kira  sedalam 5 - 10 cm atau dalam gumpalan tanah. Larva aktif pada malam hari untuk menggigit  pangkal batang.  Larva yang baru keluar dari telur berwarna kuning kecoklat-coklatan dengan ukuran panjang berkisar antara 1 - 2 mm. Sehari kemudian larva mulai makan dengan menggigit   permukaan daun.  Larva mengalami 5 kali ganti kulit.  Larva instar terakhir berwarna coklat  kehitam¬-hitaman.  Panjang larva instar terakhir berkisar antara 25 - 50 mm.  Bila larva diganggu   akan melingkarkan tubuhnya dan tidak ¬bergerak seolah-olah mati.  Stadium larva berlangsung       sekitar 36 hari
PUPA
Pembentukan pupa terjadi di permukaan tanah. Pupa mempunyai panjang 17 sampai 22 mm dan 5 sampai 6 mm lebar, dan berwarna coklat gelap. Stadium pupa berlangsung 12 sampai 20 hari.
IMAGO
Umumnya ngengat Famili Noctuidae menghindari cahaya matahari dan bersembunyi pada permukaan bawah daun.  Sayap depan berwarna dasar coklat keabu-abuan dengan bercak-bercak hitam.  Pinggiran sayap depan berwarna putih.  Warna dasar sayap belakang putih keemasan dengan pinggiran berenda putih. Panjang sayap depan berkisar 16 -19 mm dan lebar 6-8 mm. Ngengat dapat hidup paling lama 20 hari. Apabila diganggu atau disentuh, ngengat menjatuhkan diri dan pura-pura mati. Perkembangan dari telur hingga serangga dewasa rata-rata berlangsung 51 hari.
Bagaimana gejala kerusakan dari ulat tanah tersebut????
Stadia yang paling merusak dari hama Agrotis ipsilon adalah larva. Larva aktif menyerang pada tanaman dengan menggigit akar dan pangkal batang pada malam hari. Pangkal batang yang digigit akan mudah patah dan mati. Larva juga biasa menggigit atau memotong ujung tanaman muda sehingga pucuk atau tangkainya terkulai dan layu. Di samping menggigit pangkal batang, larva yang baru menetas, sehari kemudian juga menggigit permukaan daun. Ulat tanah sangat cepat pergerakannya dan dapat menempuh jarak puluhan meter.  Seekor larva dapat merusak ratusan tanaman muda.
PENGENDALIAN
 Upaya-upaya apa saja yang dapat dilakukan untuk mengendalikan hama ulat tanah ini? Ada berbagai upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan pengolahan tanah dan sanitasi lahan. Pengolahan tanah yang baik dapat membunuh pupa yang ada di dalam tanah. Sanitasi dengan membersihkan lahan dari gulma yang juga merupakan tempat ngengat Agrotis ipsilon meletakkan telurnya.
Selain itu, pengendalian fisik/mekanis dengan mengumpulkan larva dapat dilakukan. Pengumpulan larva ini sebaiknya dilakukan pada senja hari-malam hari, karena pada waktu itu larva dapat dijumpai di permukaan tanah sekitar tanaman yang terserang. Larva yang terkumpul harus segera dimusnahkan.
Apabila serangan ulat tanah tinggi, dapat dilakukan penyemprotan dengan insektisida yang efektif, terdaftar dan diizinkan dengan  aplikasi pada tanah di sekeliling tanaman inang.
Tepat dalam identifikasi gejala serangan hama pada tanaman akan memudahkan dalam pengendalian hama sehingga dapat meminimalkan kerugian yang diderita oleh petani. Selamat Mengendalikan!***
(Penulis: Anik Kurniati, SP, POPT Ahli Pertama)


Penyakit Blas (Pyricularia grisea)
14.55 | Author: Urip SR
Penyakit Blas (Pyricularia grisea) pada tanamn padi tersebar hampir di seluruh Indonesia, terutama di daerah pertanaman padi lahan kering. Infeksi penyakit blas pada lahan kering sering lebih terjadi daripada di lahan sawah, walaupun tergantung juga pada varietas padi yang ditanam.Varietas padi unggul yang responsif terhadap pupuk nitrogen, pertanaman yang rapat, dan suhu tanah yang tidak mendukung juga mendorong perkembangan penyakit blas.
Penyakit blas ditularkan melalui konidia yang disebarkan oleh angin.  Konidia berbentuk seperti buah alpukat, meruncing kearah ujung, dan memiliki dua sekat.  Pembentukan dan pelepasan konidia sangat tergantung pada keadaan lingkungan.Makin tinggi kelembaban udara, maka makin banyak konidia yang dihasilkan.  Satu bercak dapat menghasilkan 2.000 – 6.000 konidia setiap hari selama 14 hari.  Faktor iklim juga sangat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan penyakit blas. Suhu yang cocok untuk pembentukan spora berkisar antara 10 C -35 C dengan suhu optimum 28 C dan kelembaban > 92% Pembentukan spora (sporulasi) meningkat dengan meningkatnya kelembaban.
Jamur Pyricularia grisea mampu bertahan pada jerami dan gabah, yang merupakan sumber inokulum primer di lapangan. Tanaman inang penyakit blas di antaranya adalah Agropyron repens, jajagoan  (Echinochloa crusgalli), rimput belulang (Elcusine indica), barley (Hordium vulgare), dan lain-lain.
Gejala
Gejala penyakit blas berupa bercak-bercak pada daun, ruas, malai, dan gabah.Pada daun padi, berbentuk oval atau elips dengan kedua ujung meruncing, seperti belah ketupat.
Bagian tengah bercak biasa nya berwarna kelabu atau keputih-putihan, dengan tepi berwarna coklat atau merah kecoklat-coklatan.Bentuk dan warna bercak sangat bervariasi tergantung pada lingkungan, umur bercak, dan tingkat ketahanan varietas padi.  Pada varietas padi yang rentan, bercak tidak membentuk tepi yang jelas dan bercak dikelilingi oleh warna kuning pucat, yang di sebut “halo”. Blas yang menyerang pada buku batang padi akan terlihat pada pangkal pelapah daun yang membusuk, kemudian akan berubah menjadi kehitam-hitaman , dan mudah patah. Bercak bisa terjadi pada leher malai dan yang terinfeksi berubah menjadi kehitam-hitaman dan patah, sehingga mengakibatkan malai menjadi hampa.Mirip gejala serangan beluk.
Pengendalian
Pengendalian penyakit blas (Pyricularia oryzae Cav.) dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:
1.    Pergiliran tnaman dengan tnaman bukan padi, terutama tanaman yang tidak menjadi inang.
2.    Penanaman varietas padi yang tahan.
3.    Pengaturan jarak tanam, yaitu pada setiap beberapa baris dibuat jarak tanam selebar dua kali jarak tanam biasanya .
4.    Pemupukan berimbang
5.    Penyemprotan pupuk mikro Silika (Si) dan seng (Zn), misalnya Biomax dan Zilfo 90 WP yang masing-masing mengandung Silika 20%. Konsentrasi anjuran untuk BioMax 2 ml/l air dan Zilfo 90 WP 2 g/l air
6.    Dan dikombinasikan dengan penyemprotan fungsida yang terdaftar untuk penyakit blas.
7.    Di daerah-daerah yang selalu mengalami serangan berat dapat dilakukan perlakuan benih dengan fungsida yang sesuai dengan aturan.
(Dari berbagai Sumber)***

Sumber OPT di Internet
14.47 | Author: Urip SR
Info OPT dari pestnet
Mencari informasi OPT – siklus hidup dan ciri untuk identifikasi OPT – yang telah ada di suatu negara akan lebih mudah karena telah ada ahli lokal atau dari luar negeri (entomologis, fitopatologis, ahli karantina, serta ahli kesehatan tanaman) tentang OPT tersebut.  Informasi tentang OPT eksotik dapat diperoleh dari Negara dimana OPT tersebut ada.  Hal ini dapat dilakukan dengan menghubungi departemen pertanian Negara yang bersangkutan (termasuk NPPO) dan mencari publikasi atau mencari informasi melalui internet.  Saat ini telah tersedia berbagai daftar dan database yang dapat diakses untuk memperoleh deskripsi berbagai macam OPT, misalnya CABI Crop Protection Compendium (Kompendium Perlindungan Tanaman CABI).  Dibawah berikut alamat yang bisa diakses;

PestNet (Jaring OPT)
Alamat : www.pestnet.org

PestNet menyediakan jejaring surat elektronik sama dengan ISSG tetapi lebih menekankan pada OPT pertanian.  Tujuan utamanya adalah untuk membantu petugas perlindungan tanaman di Asia Tenggara dan Pasifik.  Topik yang sering didiskusikan adalah identifikasi OPT, permintaan specimen, dan metode pengendalian OPT.
PestNet juga mempunyai situs jejaring yang memuat informasi tentang bagaimana bergabung dalam surat elektronik listserver.b  Ikuti petunjuk pada situs ‘Join PestNet’ pada alamat .  Situs ini juga mempunyai galeri foto berbagai macam OPT.

CAB International (CABI)
Alamat : www.cabi.org

CABI bertujuan untuk menghasilkan, mendeseminasi, dan mendorong penggunaan ilmu pengetahuan dalam bidang ilmu biologi terapan, termasuk didalamnya kesejahteraan umat manusia dan lingkungan.  CABI telah mempublikasikan berbagai buku dan bahan referensi lain yang dapat diakses secara elektronik pada .  CABI mempublikasikan secara komprehensif kumpulan abstrak dari berbagai publikasi ilmiah.  Publikasi tersebut tersedia untuk berlangganan baik melalui CD atau  secara elektronik.

CABI Crop Protection Compedium (Kompedium Perlindungan Tanaman CABI)
Alamat : www.cabicompedium.org/cpc


Kompedium ini memuat fakta tentang berbagai macam OPT.  Pengguna compendium baik CD maupun online harus member ijin penggunaan (lisensi) sebelum program (software) dimasukkan (installed) dalam computer.  Apabila anda menginginkan informasi lebih lanjut atau ingin mencoba secara gratis dapat menghubungi pada alamat .

American Phytopathological Society (APS, Perhimpunan Fitopatologi Amerika)
Alamat : www.apsnet.org

APSNet berisi hasil diskusi tentang pathogen tumbuhan melalui surat berita (newsletters), dan koleksi gambar yang terbatas.  Disamping itu, database tentang daftar OPT pada berbagai macam tanaman dan komoditas juga ada (lihat ‘Common names of plant diseases’ di bawah ‘Online sources’ dan ketik sebuah nama tanaman inang atau OPT).  Perhimpunan juga memproduksi empat jurnal yaitu Phythopathology, Plant disease, Molecular Plant-Microbe Interactions, dan Plant Health Progress.

Animal and Plant Health Inspection Service (APHIS, Pelayanan Inspeksi Kesehatan Tanaman dan Hewan), USDA (Departemen Pertanian Amerika Serikat)
Alamat : www.aphis.usda.gov/ppq/index.html

Jejaring ini terhubungkan dengan standar North American Plant Protection Organization, (NAPPO, Organisasi Perlindungan Tanaman Amerika Utara) juga dengan International Standards for Phythosanitary Measures (Standar Internasional untuk tindakan Fitosanitasi).  Situs tersebut mempunyai beberapa manual untuk spesies OPT invertebrate, dengan informasi penting tentang identifikasi, metode survey dan pengendalian OPT.  Penentuan besaran resiko berbagai OPT untuk komoditas yang akan diimpor ke Amerika Serikat juga tersedia, dan informasi tersebut langsung dapat digunakan untuk memperoleh data kisaran tanaman inang dan metode survey serta informasi yang bermanfaat lainnya.  APHIS juga mempunyai jejaring lain yang sangat bermanfaat, yaitu : yang terhubungkan dengan jejaring lain yang memuat berbagai macam informasi database; misalnya database yang terdaftar dalam kotak ini ada di HEAR dan ISSG, database artikel jurnal, dan beberapa yang terkait dengan serangga air.

Hawaiian Ecosystem At Risk (HEAR, Ekosistem Hawaii Berisiko)
Alamat : www.hear.org


Proyek HEAR bertujuan untuk memberikan informasi dan sumber daya untuk membantu dalam manajemen spesies eksotik invasive di Hawaii dan Pacifik.
Jejaring ini dihubungkan dengan kompedium global tentang gulma dengan alamat .  Kompedium ini mempunyai data tanpa gambar.  Data yang ada menunjukkan betapa sedikitnya informasi yang telah dikumpulkan sampai saat ini.  Data yang dimuat termasuk nama alternative, status OPT, asal-usul, lingkungan ekstrim yang dapat ditoleransi, dan apakah tumbuhan tersebut dibudidayakan atau tidak.

Invasive Species Specialist Group (ISSG, Grup Spesialis Spesies Invasif)
Alamat : www.issg.org

Situs ini mempunyai dua produk penting: daftar spesialis dan database spesies invasive global.
ALIEN-L adalah server untuk surat elektronik (e-mail) dari Komisi Kelestarian Spesies Perserikatan Konservasi Dunia ISSG (ISSG of the world Conservation Union (UICN) Species Survival Commission) yang dikelola oleh SPC.  Ini merupakan forum diskusi tentang semua jenis spesies invasive dengan topic yang sangat luas.  Forum ini juga menjadi media yang mudah untuk dapat menanyakan berbagai hal pada kelompok ahli.
Untuk bergabung dengan kelompok tersebut kirimkan surat elektronik ke   dengan mengisi kata ’join’ pada kotak subjek surat.
Database Spesies Invasif Global (Global Invasive Species Database) memuat informasi tentang spesies tumbuhan dan hewan yang mengancam diversitas.
Database dapat ditemukan pada www.issg.org/database/welcome.

Semoga bermanfaat...

Sumber:
Pedoman surveilensi OPT di Asia dan Pasifik
Australian Centre for International Agricultural Research

.
Kejujuran itu kesederhanaan yang paling mewah, mengapa dikatakan demikian ??
Kejujuran itu terdengarnya sederhana, namun sesungguhnya ia adalah mahkota kemuliaan bagi insan yang beriman, ia adalah perhiasan jiwa yang lebih bercahaya dari intan berlian dan lebih mempesona dari bintang yang gemerlapan.
Kejujuran adalah tiang agama, pilar etika dan pangkal wibawa.
Tanpa kejujuran maka agama tidak lengkap, akhlak tidak sempurna dan wibawa akan sirna.
Oleh karena itu Allah menyuruh kita untuk berperilaku jujur dan
benar sebagaimana dalam firman-Nya :
Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar."
{QS.Al-Ahzab :70}
Hal yang penting dalam membina persahabatan dan segala
hubungan dengan sesama adalah kejujuran, ketulusan dan
kerendahan hati untuk saling menerima kelebihan dan kekurangan masing-masing...
Sesungguhnya orang yang berkata jujur akan mendapatkan tiga
hal, yaitu : kepercayaan, cinta dan rasa hormat.
{ Khalifah Ali bin Abi Thalib radiyallahu'anhu }
Di akhir zaman ini begitu sulitnya memegang kejujuran, namun
bukan berarti tak bisa kita miliki.
Dengan niat baik dan usaha yang sungguh-sungguh semoga Allah
menganugerahkan sikap jujur menjadi kepribadian kita.
(Copas: www.facebook.com/KabahKiblatkuHajiMabrurImpianku)***
.
Krisis Kepercayaan
08.56 | Author: Urip SR
Foto: Google
Kepercayaan itu bagaikan pisau, ada sisi yang benar-benar tajam ada pula sisi yang tidak tajam sama sekali. Kita tinggal menunggu saja akan mendapat yang mana, sisi yang tajam atau sisi yang tidak tajam.
Percaya pada orang tidak lah mudah begitu pula menjadikan orang lain percaya pada kita. Kepercayaan yang telah diusahakan oleh seseorang bisa seketika hilang begitu saja, bagaikan sisi tajam pisau yang memotong sesuatu begitu cepat.
Padahal butuh lama untuk membuat orang lain percaya pada kita, sama juga seperti pisau yang butuh proses lama untuk menciptakan sebuah pisau yang benar-benar baik. Jika pisau itu sudah jadi pun kita tinggal memilih saja ingin menggunakan sisi yang tajam yang bisa menyakiti atau sisi yang tumpul.
Begitu pula kepercayaan, jika kita sudah bisa membuat seseorang percaya pada kita, kita bisa memilih ingin menghilangkan kepercayaan itu dengan cepat dengan berbohong atau ingin mempertahankan kepercayaan itu.
Kepercayaan yang sudah kita dapat jika kita ingin menghilangkan kepercayaan itu dengan cepat tentu sangat mudah sekali, berbohong saja lah maka kepercayaan itu akan hilang. Untuk mengembalikan kepercayaan itu pun bukan perkara mudah, sangat sulit untuk mengembalikan kepercayaan yang sudah ternoda oleh kebohongan.
Sama seperti pisau, jika kita menggunakan sisi tajam untuk melukai seseorang maka luka itu akan membekas dan sulit hilang bahkan selamanya tidak akan hilang.
Dalam urusan percintaan, kepercayaan merupakan suatu hal yang sangat penting bila ingin menjaga suatu hubungan. jika sudah tidak ada kepercayaan satu sama lain maka yang ada hanya rasa curiga dan itu akan menyiksa kita sendiri bagaikan hati kita terus tersayat-sayat pisau yang tidak ada habisnya.
Kita juga jangan mudah begitu saja percaya pada orang, jangan sampai kita terluka karena kita terlalu mudah percaya pada orang. Jangan sampai pisau kepercayaan itu melukai kita karena itu akan sangat menyakitkan.
Jangan juga kita mudah percaya pada orang yang lebih tua maupun orang yang lebih berpengalaman. Tetap berhati-hati dalam menaruh kepercayaan pada seseorang walaupun itu orang yang dihormati sekalipun.
Orang yang terhormat, orang yang berkuasa, serta orang yang berpengalaman tidak harus selalu kita percaya. Lihat saja para orang-orang berkuasa dan terhormat di negeri ini yang ternyata tidak bisa dipercaya, mereka korupsi dengan cara-cara "cerdas" dan licik mereka.
Satu-satu nya yang harus kita percayai dan wajib kita percayai adalah Tuhan. Selebihnya kita harus berhati-hati jika ingin percaya pada seseorang.
Orang yang sudah kita percaya lama pun seperti misalnya seorang sahabat yang sudah bertahun-tahun kita kenal bisa mengkhianati kita. Kita bisa terluka seperti saat kita terkena pisau jika kita terlalu nyaman dalam percaya kepada seseorang.
Jangan pernah kita main-main dengan sebuah pisau yang sangat tajam karena itu akan bisa melukai kita dan begitu pula dengan kepercayaan , jangan kita bermain-main dengan yang namanya kepercayaan jika tidak ingin terluka. ***
.