Materi dan Praktek yang akan dibahas dalam pelatihan meliputi :
1. Program peningkatan produksi dan produktivitas tanaman pangan
2. Prakiraan dan evaluasi prakiraan serangan OPT tanaman pangan
3. Metodologi pelatihan
4. Kebijakan perlindungan tanaman pangan
5. Pengenalan hama dan musuh alami tanaman padi
6. Pengenalan penyakit dan agens antagonis tanaman padi
7. Pengambilan sampel dan koleksi OPT padi
8. Identifikasi dan preparasi koleksi OPT padi
9. Pedoman pengamatan dan pelaporan OPT Tanaman Pangan
10. Pengamatan Tetap (Petak tetap, light trap, SMPK)
11. Pelaporan dan evaluasi hasil pengamatan petak tetap
12. Pengamatan keliling
13. Pelaporan dan evaluasi hasil pengamatan keliling
14. Pedoman pengamatan dan pelaporan DPI
15. Surveilannce
16. Pelaporan dan evaluasi hasil surveillance
17. Pengenalan dan perbanyakan agens hayati padat
18. Pengendalian Hama Terpadu (PHT) Tanaman Pangan
19. Pengenalan dan perbanyakan agens hayati cair
20. Ekobiologi dan peramalan OPT
21. Identifikasi, pengamatan dan penilaian kerusakan oleh Wereng Batang Coklat (WBC)
22. Uji Ketahanan varietas dan kehilangan hasil akibat serangan WBC
23. Pengelolaan dan teknologi pengendalian WBC
24. Ekobiologi dan peramalan Penggerek Batang Padi (PBP)
25. Identifikasi, pengamatan & penilaian kerusakan oleh PBP
26. Perbanyakan parasitoid Penggerek Batang Padi Trichogramma sp.
27. Pengenalan dan perbanyakan pestisida nabati
28. Pengelolaan dan teknologi pengendalian PBP
29. Epidemiologi dan peramalan penyakit tanaman padi.
30. Identifikasi, pengamatan dan penilaian kerusakan oleh penyakit.
(Bersambung)....
.
.
Selasa, 31 Maret 2015. Persiapan pameran (Memasang back drop, menata materi) petugas : Urip SR, Eri, B, Masalah (Driver).
Rabu, 1 April 2015 (Pembukaan Pameran) Info Guide : Memed Jamhari, Suci Niscahya Bhakti.
Kamis, 2 April 2015 : Cahyadi Irwan, Dedi Darmadi
Jum'at, 3 April 2015 : Yadi Kusmayadi, Yoyok Kusprayogie
Sabtu, 4 April 2015 : Urip SR, Anton Yustiano, Suwandi Irawan
Minggu, 5 April 2015 : Doel, Turyadi
Senin, 6 April 2015 : Dianto MS, Busyaeri LA
Selasa, 7 April 2015 : Eri B, Urip SR, RTP (Driver)
Selamat Bertugas....!!!!
.
Rabu, 1 April 2015 (Pembukaan Pameran) Info Guide : Memed Jamhari, Suci Niscahya Bhakti.
Kamis, 2 April 2015 : Cahyadi Irwan, Dedi Darmadi
Jum'at, 3 April 2015 : Yadi Kusmayadi, Yoyok Kusprayogie
Sabtu, 4 April 2015 : Urip SR, Anton Yustiano, Suwandi Irawan
Minggu, 5 April 2015 : Doel, Turyadi
Senin, 6 April 2015 : Dianto MS, Busyaeri LA
Selasa, 7 April 2015 : Eri B, Urip SR, RTP (Driver)
Selamat Bertugas....!!!!
.
Tema : GAPURA WUJUD NYATA NGAWANGUN KAMANDIRIAN SANGKAN
KATARA
TURKARASA KU RAHAYAT SUBANG
Momentum :
Hari Jadi ke-67 Kabupaten Subang
Pelaksanaan
Pameran :Tanggal 1 April s/d 7 April
2015
Pukul : 09.00 s/d 22.00 WIB (acara harian)
Tempat :
Lapangan Bintang Cidongkol Subang
Pendaftaran
Peserta : Tanggal : 10 s/d 17 Maret 2015
Pukul :
09.00 s/d 15.00 WIB
Tempat :
Ruang Bidang Yankom Diskominfo
Agenda : Pekan Seni
Budaya dan Parawisata
· Pagelaran seni / Budaya Kab. Subang · Kontes Burung Berkicau
· Kontes Domba HPDKI
· Dll
Segment : Pejabat / Dinas
Pemerintah dan Profesi, Kelompok Informasi Masyarakat,
Pengunjung Pelaku
Bisnis dan Wirausaha Daerah / Nasional, Buyer, Investor, eksportir,
unsur pendidikan dan kelembagaan, insan pers dan multimedia, insan seni, budayawan,
masyarakat
umum.
| Pameran Pangan Nasional(12-14/02/15) |
Berbagai produk pangan dan teknologi pangan dipamerkan, kegiatan selama tiga hari yang diselenggarakan oleh Kamar Dagang dan Industri Indonesia tersebut bertujuan mendorong tingkat produktifitas pangan nasional untuk mencapai swasembada pangan.
Melalui penyelenggaraan JFSS-3 diharapkan dapat memberikan terobosan di era pemerintahan baru untuk lebih fokus memprioritaskan sektor pertanian sebagai kunci utama berkembangnya pembangunan sektor lainnya. JFSS-3 bertujuan mengkoordinasikan dan mensinkronkan upaya-upaya sinergistik para pemangku kepentingan dalam rangka mewujudkan program nyata peningkatan produksi, nilai tambah dan daya saing komoditas pangan strategis dengan prinsip berkelanjutan.
Merumuskan masukan dan rekomendasi kepada pemerintah serta para pihak berkenaan dengan kebijakan yang perlu ditempuh agar lebih fokus memajukan dan mengembangkan sektor pertanian sebagai pendukung berkembangnya sektor lainnya.
Acara dihadiri sekitar 1000 tamu undangan, dari luar negeri dan dalam negeri.
(USR)***
.
![]() |
| Logo PF2N 2014 di Makasar (Repro) |
Pada tahun 2014 Kota Makasar Provinsi Sulawesi Selatan yang tepatnya lokasi PF2N di Taman Maccini Sombala of Indonesia mendapat kehormatan menjadi tuan rumah untuk penyelenggaraan PF2N yang ke - 7 dengan mengambil tema : “Hortikultura Ramah Lingkungan Menjawab Tantangan Abad XXI”. Dipilihnya Kota Makasar sebagai lokasi penyelenggaraan PF2N 2014 karena kota ini dinilai memiliki potensi yang luar biasa untuk mendukung kemajuan hortikultura nasional melalui berbagai sumber daya yang dimilikinya antara lain potensi sumber daya manusia, potensi pariwisata dan budaya serta potensi sumber daya ekonomi kreatif lainnya. Dengan berbagai potensi dan keunggulan yang dimilikinya, Makasar diharapkan bisa menjadi show window pengembangan hortikultura nasional.
Pekan Flori dan Flora Nasional 2014 merupakan hasil kerjasama antara Kementerian Pertanian, Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Selatan, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Pertanian Kota Makasar dan Event Organizer. Berbagai kegiatan yang digelar antara lain pameran, jambore varietas, bursa, aneka lomba, kursus, workshop, seminar, talkshow, perijinan terpadu, kontak bisnis, temu investasi, agrowisata, pawai kendaraan hias dan dimeriahkan dengan berbagai kesenian tradisional.
PRODUK YANG DIPAMERKAN
• Aneka varietas unggul tanaman hortikultura (Buah, Sayuran, Tanaman Obat, Florikultura), oleh pelaku usaha, petani, Pemerintah Kabupaten/Kota, Provinsi dan Pusat.
• Aneka produk hortikultura bermutu, oleh pelaku usaha, petani, Pemerintah Kabupaten/Kota, Provinsi dan Pusat.
• Aneka produk olahan hortikultura termasuk hasil industri produk kesehatan, herbal dan kecantikan, oleh pelaku usaha, petani, Pemerintah Kabupaten/Kota, Provinsi dan Pusat.
• Aneka model lanskap/taman
• Teknologi maju budidaya dan penanganan pascapanen hortikultura
• Teknologi pengendalian hama terpadu (PHT) dan ramah lingkungan
• Sarana budidaya hortikultura (media tanam, saprodi, alat dan mesin, dll)
• Sarana penanganan pascapanen (alat panen, alat angkut, pengemasan, dll)
AGENDA KEGIATAN PF2N 2013
1. Pameran Hortikultura Nasional
Kegiatan pameran menampilkan hasil-hasil pengembangan hortikultura (buah, sayuran, tanaman obat, florikultura) dari Provinsi, Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia, Direktorat Jenderal Hortikultura, Unit Pelaksana Teknis Lingkup Kementerian Pertanian, Pelaku Usaha Hortikultura, Penyedia Jasa dan Sarana Penunjang Hortikultura, Kementerian dan instansi terkait, serta dari berbagai stakeholder pengembangan hortikultura lainnya. Kegiatan ini akan dilaksanakan tanggal 6 – 11 November 2014, Lokasi Utama Taman Maccini Sombala of Indonesia Kota Makasar Provinsi Sulawesi Selatan
2. Jambore Varietas Hortikultura dan Lanskap (Pertamanan)
Kegiatan ini akan menampilkan berbagai varietas unggulan hortikultura (buah, sayuran, tanaman obat dan florikultura) yang akan dan atau telah dilepas oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia/terdaftar serta aneka lanskap/pertamanan dengan aneka jenis florikultura. Masyarakat luas/pelaku usaha hortikultura akan diajak untuk mengenal lebih dekat aneka jenis tanaman hortikultura yang dapat dibudidayakan, baik untuk skala rumah tangga maupun skala komersial. Varietas-varietas tanaman hortikultura tersebut akan ditampilkan dalam berbagai media tanam, sistem tabulapot (tanaman budidaya dalam pot), vertikultur dan sebagainya.
3. Bursa Tanaman, Produk Hortikultura dan Sarana Penunjangnya
Kegiatan ini merupakan ajang transaksi komersial/jual beli tanaman dan produk hortikultura (buah, sayuran, tanaman obat, florikultura) aneka olahan produk hortikultura serta sarana penunjangnya. Kegiatan ini dapat diikuti oleh masyarakat umum, pelaku usaha dan penyedia jasa/sarana penunjang hortikultura lainnya. Bagi calon peserta bursa/penjual/trader yang akanmengikuti acara ini dapat mendaftarkan diri kepada panitia.
4. Seminar, Temu Investasi dan Kontak Bisnis
Seminar bertujuan untuk membahas berbagai isu-isu aktual seputar pengembangan hortikultura yang melibatkan seluruh stakeholder terkait. Temu investasi merupakan ajang bagi masyarakat umum/calon investor untuk memperoleh informasi berkaitan dengan investasi dibidang hortikultura. Sedangkan kontak bisnis merupakan bentuk fasilitasi penyelenggara dalam rangka mempertemukan pelaku usaha hortikultura nasional maupun mancanegara dengan petani/kelompok tani/gapoktan produsen hortikultura di seluruh Indonesia. Diharapkan akan terwujud kemitraan strategis antara pelaku usaha dengan produsen. Jenis kontak bisnis yang akan dilaksanakan meliputi Komoditas Buah, Sayuran, Tanaman Obat dan Florikultura.
5. Kursus – Kursus
Kegiatan kursus ini terbuka untuk masyarakat umum yang berminat untuk menambah pengetahuan dan keterampilan teknis usaha hortikultura.
6. Aneka Lomba
Untuk memeriahkan penyelenggaraan PF2N 2013, akan diselenggarakan aneka lomba dengan peserta pelajar dan masyarakat umum dengan disediakan berbagai macam hadiah.
7. Parade Kendaraan Hias
Untuk memeriahkan pelaksanaan PF2N 2013 akan digelar parade kendaraan hias antara lain :andong tradisional, yang menampilkan kreasi menghias andong sebagai ikon alat transportasi tradisional Makasar. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada saat pembukaan resmi PF2N 2013 pada tanggal 4 Oktober 2013.
8. Gelar Seni/ Budaya
Selama penyelenggaraan PF2N 2013, akan dimeriahkan dengan berbagai atraksi seni dan budaya tradisional, antara lain : gelar tari, gelar musik dan lain sebagainya.
9. Tour Wisata Agro
Panitia menyediakan paket tour wisata agro dengan tujuan obyek-obyek agroekowisata yang ada di Daerah Istimewa Makasar dengan peserta wakil dari Dinas Pertanian Provinsi/Kabupaten/Kota dan peserta lainnya.
10. Pelayanan Perijinan Pemasukan dan Pengeluaran Benih Hortikultura
Selama penyelenggaraan PF2N 2013, panitia menyediakan stand/booth khusus pelayanan perijinan guna memudahkan masyarakat mendapatkan informasi dan pelayanan perijinan khususnya untuk pemasukan dan pengeluaran benih hortikultura.
11. Bursa Kuliner Nasional dan Daerah
Panitia menyediakan stand/booth khusus bagi masyarakat untuk menyajikan aneka kuliner/masakan nasional dan daerah sebagai pendukung penyelenggaraan PF2N 2013. Bagi yang berminat bisa menghubungi panitia/event organizer.
(Sumber: http://hpspf2n2014.hortikultura.pertanian.go.id/)
.
Pertemuan Masyarakat Perlindungan
Tumbuhan dan Hewan Indonesia (MPTHI) tahun 2014 akan diselenggarakan
di Solo tanggal, 9-11 September 2014, dengan mengusung tema : ........................................................................................................................................................
MPTHI yang dideklarasikan pada tanggal 8
September 2004 merupakan suatu wadah yang mengakomodasi, dan menggalang
pemikiran, pandangan, gagasan, aspirasi dan potensi semua pemangku
kepentingan perlindungan tanaman dan kesehatan hewan, yang anggotanya
terbuka untuk umum, orang atau badan hukum atau organisasi/instansi,
pemangku kepentingan yang peduli terhadap perlindungan tumbuhan dan
hewan.
Pertemuan MPTHI tahun 2014 merupakan
pertemuan nasional MPTHI yang ke XII. Kota Solo merupakan penyelenggara yang kedua setelah tahun (2003).
Berikut sejarah MPTHI dari tahun ke tahun:
1. Munas MPTHI 2003 di Solo
2. Munas MPTHI 2004 di LPP Yogyakarta
3. Munas MPTHI 2005 di Malang
4. Munas MPTHI 2006 di Dapen Pos, Bandung
5. Munas MPTHI 2007 di Maros, Sulsel
6. Munas MPTHI 2008 di Bantul
7. Munas MPTHI 2009 di Banjarbaru, Kalsel
8. Munas MPTHI 2010 di Lombok Tengah, NTB
9. Munas MPTHI 2011 di Palembang, Sumsel
10. Munas MPTHI 2012 di Palu, Sulteng
11. Munas MPTHI 2013 di Samarinda, Kaltim
12. Munas MPTHI 2014 di Solo
13. Munas MPTHI 2015 (rencana di Ambon)
13. Munas MPTHI 2015 (rencana di Ambon)
MPTHI adalah forum komunikasi dan
informasi bagi jejaring pemangku kepentingan perlindungan tumbuhan dan
hewan di Indonesia untuk peningkatan harkat dan martabat petani dan
pertanian Indonesia. MPTHI adalah wadah yang mampu
mengakomodasi dan menggalang pemikiran, pandangan, gagasan, aspirasi dan
potensi semua pemangku kepentingan perlindungan tanaman dan kesehatan
hewan untuk mendorong terjadinya kebersamaan langkah dalam perjuangan
meningkatkan martabat petani dan pertanian Indonesia. MPTHI sebagai barometer kondisi
perlindungan tumbuhan dan hewan yang aman dari berbagai aspek
keseimbangan lingkungan khususnya ekologi dan berkesinambungan untuk
membantu mewujudkan kondisi masyarakat dan negara yang kuat dan tangguh. MPTHI mengembangkan dan menuangkan
pemikirannya sebagai masukan untuk penyempurnaan kebijakan pemerintah di
bidang pembangunan khususnya perlindungan tumbuhan dan hewan. MPTHI mengkritisi kebijakan pemerintah
yang belum selaras dengan aspirasi masyarakat khususnya yang berkaitan
dengan bidang perlindungan tumbuhan dan hewan.
MPTHI mengutamakan perhatian dan
kepeduliannya terhadap kepentingan masyarakat mengingat MPTHI adalah
jembatan antara pemerintah dan masyarakat.
(USR)***
.
![]() |
| Camerllia room (Urip SR) |
![]() |
| Poster Pekan Peramalan OPT (Foto: Urip SR) |
AGENDA ACARA SEMINAR PEKAN PERAMALAN OPT TANAMAN PANGAN
26-30 AGUSTUS 2013
Seminar
Keynote Speaker : Prof. Dr. Ir. Yonny Koesmaryono (IPB) “Pengaruh Perubahan Iklim Global Terhadap Dinamika Perkembangan OPT”.
Sesi I :
Pemanfaatan Informasi Peramalan OPT sebagai Peringatan Dini (Ka. BBPOPT)
Dukungan Perlindungan Tanaman Pangan dalam Rangka Pengamanan Produksi (Direktur Perlindungan TP)
Meningkatkan peran Agens hayati dalam pengelolaan Ekosistem secara Kuantitatif ( Prof. Dr. Ir. S.U. FX. Wagiman, UGM)
Strategi Peningkatan Produktivitas Pangan dalam Rangka mendukung Swasembada Pangan berkelanjutan (Direktur Serealia)
Sesi II :
Pemahaman Aspek Ekologis dalam Pengendalian OPT secara Berkelanjutan ( Prof. Dr. Ir. Aunu Rauf, IPB)
Pemanfaatan Hyperspectral dalam Bidang Pertanian (Ir. Hartanto Sanjaya, MSi, PTISDA BPPT)
Adaptasi dan Mitigasi Dampak Perubahan Iklim untuk Mendukung Swasembada Pangan Berkelanjutan (Ir. Erni Susanti, MSi, BALITKLIMAT)
2. Sarasehan
Pemandu Sarasehan Dr. Ir. Nyoman Widiarta, MSc (Puslitbangtan)
Sarasehan maupun dialog interaktif sebagai media perlindungan tanaman pangan antara BBPOPT, penentu kebijakan, perguruan tinggi, swasta, petani dan pengguna lainnya.
(USR)***
.
![]() |
| Mari Sukseskan Pekan Peramalan OPT 2013 (dok.Urip SR) |
Tanggal : 26 - 30 Agustus 2013
Tempat : Balai Besar Peramalan OPT Jatisari
Jl. Raya Kaliasin Tromol Pos 1 Jatisari, Kotabaru Karawang, Jawa Barat (41374)
Telp/Fax : (0264) 360581.
email : peramal_hama@hotmail.com
bbpopt@gmail.com
Website : www.bbpopt.tanamanpangan.deptan.go.id
Tanah merupakan faktor produksi pertanian yang penting. Keseimbangan tanah dengan bahan organik, mikroorganisme, dan aktifitas biologi serta keberadaan unsur-unsur hara dan nutrisi sangat penting untuk keberlanjutan pertanian ke depan, begitu juga dengan kesehatan manusia mempunyai hubungan langsung dengan kesehatan tanah. Melalui Pekan Peramalan OPT Tanaman Pangan kita masyarakatkan penerapan pertanian ramah lingkungan.
Mari Sukseskan ....!!!
.
.
![]() |
| MPTHI jembatan antara Pemerintah & masyarakat (Urip SR) |
Nama Pameran : Munas MPTHI ke-11 th.2013
Tanggal : 21-23 Agustus 2013
Tempat : Dome Balikpapan, Kalimantan Timur
Tema : "Peran MPTHI dalam mewujudkan Kemandirian Pangan dan Meningkatkan Daya saing Produk Pertanian"
Pameran pembangunan pertanian dibidang perlindungan tumbuhan dan hewan yang diselenggarakan dalam rangka menyambut Munas MPTHI ke-11 Tahun 2013 akan dilaksanakan di Provinsi Kalimantan Timur pada tanggal (menunggu konfirmasi).
MPTHI
adalah forum komunikasi dan informasi bagi jejaring pemangku
kepentingan perlindungan tumbuhan dan hewan di Indonesia untuk
peningkatan harkat dan martabat petani dan pertanian Indonesia.
MPTHI
adalah wadah yang mampu mengakomodasi dan menggalang pemikiran,
pandangan, gagasan, aspirasi dan potensi semua pemangku kepentingan
perlindungan tanaman dan kesehatan hewan untuk mendorong terjadinya
kebersamaan langkah dalam perjuangan meningkatkan martabat petani dan
pertanian Indonesia.
MPTHI
sebagai barometer kondisi perlindungan tumbuhan dan hewan yang aman
dari berbagai aspek keseimbangan lingkungan khususnya ekologi dan
berkesinambungan untuk membantu mewujudkan kondisi masyarakat dan negara
yang kuat dan tangguh.
MPTHI
mengembangkan dan menuangkan pemikirannya sebagai masukan untuk
penyempurnaan kebijakan pemerintah di bidang pembangunan khususnya
perlindungan tumbuhan dan hewan.
MPTHI
mengkritisi kebijakan pemerintah yang belum selaras dengan aspirasi
masyarakat khususnya yang berkaitan dengan bidang perlindungan tumbuhan
dan hewan.
MPTHI
mengutamakan perhatian dan kepeduliannya terhadap kepentingan
masyarakat mengingat MPTHI adalah jembatan antara pemerintah dan
masyarakat.
.(Bersambung)***
.
| Pangan berkelanjutan, aman & bergizi (Urip SR) |
Tanggal : 24 - 27 Oktober 2013
Tempat : Padang, Provinsi Sumatera Barat
Tema : "Suistainable Food System for Food Security and Nutrition"
Hari Pangan Sedunia (HPS) diperingati setiap 16 Oktober bertepatan dengan berdirinya Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) PBB berdiri pada tahun 1945. Peringatan hari pangan digagas sejak November 1979 oleh negara-negara anggota FAO pada konferensi umum ke-20. Peringatan HPS ditujukan untuk peningkatan kepedulian terhadap masalah kemiskinan dan kelaparan di penjuru belahan dunia. Pelaksanaan event berskala nasional ini akan diselenggarakan di Padang Pariaman, Sumatera Barat. Pemerintah daerah Sumatra Barat berkepentingan karena akan berdampak pada kunjungan wisatawan mancanegara maupun domestik ke Sumatra Barat, sehingga perlu penanganan yang serius untuk mensukseskannya.
Pangan berkelanjutan yang aman dan bergizi hasil budidaya pertanian organik perlu digalakkan untuk memenuhi kecukupan gizi masyarakat dengan memanfaatkan tiap jengkal tanah yang ada.
(USR)***
.
| Add caption |
Sekilas Soropadan Agro Expo
| Add caption |
Persiapan Pameran
Selain tampilan keragaan berupa sampel produk 7 komoditas, juga produk2 agens hayati pengendali OPT. Panel2 kegiatan program Direktorat Jenderal Tanaman Pangan dan bahan serahan (hand out) seperti majalah, leaflet, brosur, poster dan lain-lain.
Tim pameran Bbpopt Jatisari terdiri 5 orang staff yang ikut bergabung bersama tim dari Ditjen TP.
Sampai jumpa di Soropadan Agro Expo (SAE) 2013.
(Bersambung Mas Bro....)***
.
| Agro&Food Expo 2013 (Foto: Urip SR) |
Mengapa Agro & Food Expo?
Indonesia merupakan pasar potensial yang sangat besar bagi dunia bisnis saat ini, jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 240 juta orang, menjadi tujuan pasar yang prospektif bagi industri agro dan industri makanan/minuman.
Agro & Food Expo adalah pameran dagang dan investasi yang akan dikunjungi para buyer dan investor nasional maupun mancanegara sehingga merupakan sarana B to B yang efektif bagi para stakeholder industri terkait
Agro & Food Expo telah diselenggarakan sejak tahun 2001 dan telah menghasilkan transaksi yang signifikan pada setiap penyelenggaraan.
Agro & Food Expo 2013 turut mendukung program tercapainya kemandirian pangan menuju Swasembada Pangan 2014
Dikunjungi lebih dari 10.000 pengunjung potensial
Pameran tahunan Agro and Food Expo kembali digelar. Menteri Pertanian, Suswono, membuka pameran yang sudah memasuki tahun ke-13 ini dilaksanakan di Jakarta Convention Center (JCC) pada 23-27 Mei 2013.
Suswono mengatakan, pameran tahun ini mengusung tema "Jamu, Brand Indonesia". "Jamu diangkat menjadi tema karena alasan jamu adalah produk yang memiliki nilai historis, yang merupakan ciri khas bangsa Indonesia," ujarnya saat memberikan sambutan, di JCC.
Suswono menambahkan, alasan lain diadakan pameran ini berlatar pada saat ini peran pertanian sangat penting bagi bangsa Indonesia. Menurutnya, hal tersebut karena beberapa faktor, yakni salah satunya adalah pertanian merupakan penyedia pangan negara. "Selain itu juga sebagai penyumbang terbesar dari sisi penyedia lapangan pekerjaan," tuturnya.
Pertanian, lanjutnya, adalah penyumbang 40 persen penyedia lapangan pekerjaan. Ke depannya, masalah pangan akan menjadi masalah dunia, untuk itu kita harus berupaya keutuhan pangan bisa terus dihasilkan dari dalam negeri,"
Dengan adanya pameran tahunan Agro and Food 2013 ini, Suswono berharap selain mampu mempromosikan produk-produk pertanian dan makanan dalam negeri, tetapi juga mampu menghasilkan transaksi bisnis. "Sehingga ada imbas dari promosi ini, jadi bukan hanya sekedar pameran. Bahkan mudah-mudahan ada investasi di dalamnya," ungkap dia.
Agro & Food Expo adalah pameran Agribisnis pertama dan terbesar di Indonesia, diselenggarakan setiap tahun sejak 2001. Agro and Food Expo adalah pameran dagang dan investasi yang akan dikunjungi para buyer dan investor nasional maupun mancanegara sehingga merupakan sarana B to B yang efektif bagi para stakeholder industri terkait. Agro & Food Expo 2013 turut mendukung program tercapainya kemandirian pangan menuju Swasembada Pangan 2014. Pameran ini diperkirakan mampu menarik lebih dari 10.000 pengunjung potensial.
Pada hari ke empat pelaksanaan pameran Agro & Food Expo 2013, BBPOPT Jatisari mendapat giliran jaga sebagai info guide dan mengirimkan 3 orang terdiri dari 1 orang Kasi dan 2 orang staff.
Demikian laporan hasil pelaksanaan pameran Agro & Food Expo 2013 yang berlangsung dari tanggal 23 – 27 Mei 2013.
Pelatihan Pengembangan Karakter SDM II
Setditjen Tanaman Pangan (29 - 31 Mei 2013)
Acara : Pembukaan, outbond, motivasi dll.
"Tidak ada langkah besar yang dapat anda perbuat tanpa melalui langkah-langkah kecil."
Disiplin Pikiran :
Rajin belajar dalam segala hal, bekerja cerdas, pandai bicara bukan banyak bicara.
Disiplin Perasaan :
Berkorban dengan mengendalikan perasaan untuk bisa menentukan sikap secara tepat, tetap melakukan yang seharusnya dilakukan dan menghindari yang seharusnya tidak dilakukan.
Disiplin Tindakan :
Memaksakan diri untuk segera bertindak, tindakan menentukan kualitas diri, tindakan menjadi ukuran kepedulian.
Prinsip :
1. Melakukan apa yang harus dilakukan
2. Terimalah tantangan.
Quotes :
"Bila engkau bekerja dengan cinta, itu berarti engkau menenun dengan sutera dari hatimu"
(Kahlil Gibran)
"Kerja adalah cinta yang nyata, kasih yang tampak."
Prinsip Dasar Kehidupan :
- Nilai keutamaan manusia
- Kejujuran dan integritas
- Bertanggung jawab
- Hormat pada aturan dan hukum
- Hormat pada hak orang/warga lain
- Cinta pada pekerjaan
- Berusaha keras dan pantang menyerah
- Mau bekerja keras tidak malu
- Tepat waktu
Oleh2 dari Pelatihan Pengembangan Karakter SDM II
Tanggal 29 - 31 Mei 2013
di Puri Avia (Hotel & Conference Resort
Jl. Raya Puncak Km,65 No. 179, Cipayung Bogor 16750
.
Setditjen Tanaman Pangan (29 - 31 Mei 2013)
Acara : Pembukaan, outbond, motivasi dll.
"Tidak ada langkah besar yang dapat anda perbuat tanpa melalui langkah-langkah kecil."
Disiplin Pikiran :
Rajin belajar dalam segala hal, bekerja cerdas, pandai bicara bukan banyak bicara.
Disiplin Perasaan :
Berkorban dengan mengendalikan perasaan untuk bisa menentukan sikap secara tepat, tetap melakukan yang seharusnya dilakukan dan menghindari yang seharusnya tidak dilakukan.
Disiplin Tindakan :
Memaksakan diri untuk segera bertindak, tindakan menentukan kualitas diri, tindakan menjadi ukuran kepedulian.
Prinsip :
1. Melakukan apa yang harus dilakukan
2. Terimalah tantangan.
Quotes :
"Bila engkau bekerja dengan cinta, itu berarti engkau menenun dengan sutera dari hatimu"
(Kahlil Gibran)
"Kerja adalah cinta yang nyata, kasih yang tampak."
Prinsip Dasar Kehidupan :
- Nilai keutamaan manusia
- Kejujuran dan integritas
- Bertanggung jawab
- Hormat pada aturan dan hukum
- Hormat pada hak orang/warga lain
- Cinta pada pekerjaan
- Berusaha keras dan pantang menyerah
- Mau bekerja keras tidak malu
- Tepat waktu
Oleh2 dari Pelatihan Pengembangan Karakter SDM II
Tanggal 29 - 31 Mei 2013
di Puri Avia (Hotel & Conference Resort
Jl. Raya Puncak Km,65 No. 179, Cipayung Bogor 16750
.
![]() |
| Poster Tomcat (Foto: Urip SR) |
Gambar poster harus jelas, menarik dan mudah dipahami dalam waktu singkat.
Orang biasanya tidak akan berlama-lama untuk mengamati sebuah poster apalagi dalam situasi sangat ramai.
Jenis poster :
Poster Persuasif
Poster Informatif
Poster Infographic
Anatomi Poster :
Naskah
1. Headline (Judul utama)
2. Sub headline (Informasi penting tambahan misalnya slogan, tempat dan tanggal pelaksanaan acara dll)
3. Body copy (Informasi yang cukup detail)
4. Footer (Logo Instansi/Perusahaan, sponsor, kontak person)
Visual
Proses Pembuatan Poster :
1. Urutan Informasi (Komunikasi yang akan disampaikan)
• Setiap poster terdiri dari berbagai elemen
• Ketika membaca poster, tentu ada urutan seperti darimana pembaca mulai membaca
dan berakhir dimana.
• Buat hirarki urutan materi mulai dari yang paling menentukan atau penting.
2. Tentukan penekanan sebagai pusat perhatian
• Point of interest, bagian ini yang disebut dengan penekanan/emphasis.
• Penekanan erat dengan kontras dan skala
• Kekontrasan bisa ditunjukkan lewat ukuran, posisi, warna, dan bentuk.
3. Utamakan gambar/informasi yang penting
• Poster sebaiknya tidak terlalu ramai dan detail, sehingga pesan yang terkandung di dalamnya tenggelam dalam detail yang banyak itu.
4. Desain dan Ide perancangan poster
• Manfaat emosional (menarik perhatian, menggoda, menganjurkan, memotivasi)
• Karakter
• Keunikan
• Lay out
Strategi Perancangan
- Jenis penggunaan poster (Acara, Pameran, Pengumuman)
- Komunikasi (Audience, Tujuan Komunikasi, Jenis Poster)
- Desain (Manfaat Emosional, Karakter, Keunikan)
Tips Perancangan Poster
- Tentukan naskah yang akan disampaikan
- Buatlah judul yang lebih singkat dan jelas karena target audience tidak akan membaca lebih dari 7 detik.
- Pilih jenis huruf yang sesuai dengan tema tapi tetap mempunyai keterbacaan yang tinggi.
- Pilih visual yang jelas dan sesuai
- Dalam pameran bisa dikombinasikan jenis huruf.
Selamat Berkreasi…!!!
.
![]() |
| Contoh Leaflet (Foto: Urip SR) |
Langkah 1 : Pertama-tama, kita harus sudah memiliki idea tau temanya. Bikin judul dari tema tersebut. Anggap, judul itu adalah judul sementara, sebab judul tersebut bisa jadi berubah setelah kita menyelesaikan tulisan leaflet. Tidak masalah, dan tidak usah enggan untuk mengganti judul leaflet tersebut bila memang ditemukan yang lebih bagus.
Langkah 2 : Membuat perencanaan ukuran kertas, jenis kertas yang akan digunakan, bagaimana lipatan leafletnya. Berapa eksemplar dicetaknya? Berapa panjang artikelnya ( jumlah karakter atau huruf)?
Langkah 3 : Menetapkan narasumber yang akan diwawancarai untuk membuat leaflet (bila perlu). Lakukan segera wawancara. Transkiplah hasil wawancaranya.
Langkah 4 : Mengumpulkan bahan-bahan pendukung. Mendiskusikan bahan-bahan tersebut dengan orang yang berkompeten.
Langkah 5 : Mulailah menulis hingga draft artikel leaflet.
Langkah 6 : Mendiskusikan draft itu dengan orang yang berkompeten (ahli dibidangnya) untuk mendapatkan pembenaran, saran, dan masukan.
Langkah 7 : Melakukan penyuntingan naskah draft tersebut.
Langkah 8 : Mencari foto (hunting) sebagai ilustrasi dan penguat leaflet.
Langkah 9 : Layoutlah leaflet tersebut.
Langkah 10 : Koreksi akhir.
Langkah 11 : Mencetak dan mendistribusikan.
Selamat Bekerja…!
.
![]() |
| Majalah Peramalan OPT (Foto: Urip) |
Langkah Pertama : tentukan nama majalah dan logonya.
Langkah Kedua : Tentukan ukuran majalah, jumlah halaman hitam putih, halaman warna, jenis kertas dan ketebalan kertas, berapa eksemplar dicetaknya.
Langkah Ketiga : Bikin nama-nama rubrik dan batasannya.
Langkah Keempat : Tetapkan alokasi masing-masing rubrik berapa halaman dan dihalaman berapa saja. Siapa saja penanggung jawab rubriknya.
Contoh :
Nama Majalah/Buletin : Peramalan OPT Vol.11 No. 2/2012
Jumlah Halaman : 38 halaman + 2 halaman cover (depan dan belakang)
Alokasi Halaman Rubrikasi :
1. Catatan Redaksi/1 hal/ hal 1
2. Surat Pembaca/daftar isi/ 1 hal/hal 2
3. Info Peramalan/7 hal/hal 3-9
4. Panduan Praktis/7 hal/hal 10-16
5. Reportase/2 hal/hal 17-18
6. Teknologi Perlintan/2 hal/hal 19-20
7. Info Khusus/4 hal/hal 25-28
8. Mimbar Proteksi/2 hal/hal 29-30
9. Depot Ide/1 hal/hal 30
10. Topik Utama/2 hal/hal 31-32
11. Kolom Petani/2 hal/hal 33-34
12. Kolom Nabati/1 hal/hal 35
13. Resep Tradisional/1 hal/ hal 36
14. Klinik Tanaman/1 hal/hal 37
15. Sketsa/1 hal/ hal 38
Langkah Kelima : Membuat rencana isi lengkap dengan TOR masing-masing rubrik dan jumlah halaman setiap kali kita merencanakan mau menerbitkan majalah. Rapatkanlah dengan Tim majalah.
Langkah 6 : Bagi tugas siapa meliput apa, kapan dead-line (waktu terakhir) naskah masuk. Lakukan juga riset dan study pustaka untuk menambah kedalaman beritanya.
Langkah 7 : Mulailah menulis. Kumpulkan tulisan yang sudah jadi ke redaktur.
Rapat lagi untuk membahas hasil-hasil wawancara, riset pustaka, dan pemasukan iklan. Alokasi halaman bisa disesuaikan dengan perubahan yang terjadi.
Langkah 8 : Dilakukan penyuntingan terakhir.
Langkah 9 : Dilakukan layout cover dan isi. Hasilnya berupa draft layout majalah.
Langkah 10 : Dilakukan koreksian akhir dan persetujuan dicetak dari KPA.
Langkah 11 : Cetak majalah/ dan pendistribusian.
Selamat Berkarya..!***
Daftar Pustaka: Jurus jitu membuat majalah
As Somsint
Penerbit: Sevenplan Publishing
.
![]() |
| Majalah edisi II/Oktober 2012 (Foto: Urip SR) |
Sesuai jadwal edisi II terbit Oktober. Insya Allah edisi II bisa dibagikan pada acara pameran Munas MPTHI ke X di Palu, Sulteng.
Pada edisi II ini ada info utama mengenai MPTHI dan sekilas Kota Palu sebagai penyelenggara, jadi momentum ini sangat pas, kami pesen wanti2 kepada penerbit agar selesai tepat waktu sehingga bisa dibawa pada saat pameran berlangsung yang akan dilaksanakan pada tanggal 6 - 8 Nopember 2012.
Bagaimana proses ini bisa terjadi tentu berpacu dengan waktu alias ngebut dikerjakan malam hari, butuh pengorbanan, jelas iya, disaat orang lain terlelap bunyi keypad komputer memecah kesunyian malam. Pengorbanan yang tidak sia-sia akhirnya selesai tepat waktu, hanya butuh konsentrasi dan sedikit berimprovisasi sisanya baca literatur dari sana-sini. Pokoknya baca dan baca apapun yang berhubungan dengan tupoksi. Masih ada waktu menunggu terbitnya majalah, editing terakhir sudah oke, tinggal bikin plat lalu cetak, mudah2an tiga hari selesai, minimal 100 eksemplar bisa dibawa pada saat pameran. Keburu janji pada orang daerah bahwa liputan di Kota Palu dengan ikon jembatan Punulele di pantai Talise menjadi cover majalah.
Masih ada waktu untuk unjuk gigi, inilah edisi II dengan ilustrasi jembatan Punulele yang menjadi saksi bahwa tempo hari saya sempat minum kopi di kedai disepanjang bibir pantai Talise.
Itu saja..!
.
Peran MPTHI dalam Mendukung Peningkatan Agribisnis untuk Penguatan Pasar Dalam Negeri.
Kalimat diatas adalah tema Munas MPTHI ke X di Palu, yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 6-8 Nopember 2012. Sejauhmana persiapan panitia di daerah dalam menyukseskan acara tahunan Munas ke sepuluh masyarakat perlindungan tanaman dan hewan seluruh Indonesia.
Lokasi Munas di pusatkan di Rama garden Hotel Jl. Tanjung Santigi No. 26 Palu 94112 Fax. (0451) 429300 dan lokasi pameran disebelah hotel menggunakan fasilitas parkir milik hotel.
Sekilas MPTHI.
Perlindungan tanaman dan kesehatan hewan merupakan salah satu bidang yang paling luas terkena dampak arus globalisasi. Tuntutan penyesuaian dan pengembangan bidang tersebut tidak hanya menyangkut factor teknologi, tetapi juga factor organisasi, kelembagaan dan perundang-undangan pada aspek produksi, pasca panen, perdagangan, serta karantina pertanian. Penyesuaian dan pengembangan bidang perlindungan tanaman dan kesehatan hewan memerlukan upaya yang serius agar petani dan pertanian Indonesia dapat menikmati semaksimal mungkin sisi positif serta terhindarkan dari efek negatif arus globalisasi.
Upaya tersebut merupakan tugas bersama-sama pemangku kepentingan (stakeholders) yang terkait dengan pembangunan petani dan pertanian, dari masyarakat petani, swasta, pendidik dan peneliti, serta unsur-unsur pemerintahan.
Upaya mengoptimalkan peran perlindungan tanaman dan kesehatan hewan dalam peningkatan martabat petani dan pertanian memerlukan langkah-langkah yang mampu mendorong terjadinya koordinasi dan sinkronisasi antar pemangku kepentingan di Indonesia yang saat ini juga menghadapi tantangan dari kondisi dan perubahan yang terjadi di dalam negeri. Diantaranya terkait dengan program pelayanan pemerintah yang masih sektoral dan terpencar-pencar, perubahan system hubungan pemerintahan pusat dan daerah, serta perlunya peningkatan kesadaran tentang pentingnya perlindungan tanaman dan kesehatan hewan.
Untuk mendorong terjadinya kebersamaan langkah dalam perjuangan meningkatkan martabat petani dan pertanian Indonesia, diperlukan suatu wadah yang mampu mengakomodasi dan menggalang pemikiran, pandangan, gagasan, aspirasi dan potensi semua pemangku kepentingan perlindungan tanaman dan kesehatan hewan. Wadah tersebut diberi nama “Masyarakat Perlindungan Tumbuhan dan Hewan Indonesia”.
Selamat bermunas MPTHI ke X di Kota Palu, Sulawesi Tengah.***
.
Kalimat diatas adalah tema Munas MPTHI ke X di Palu, yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 6-8 Nopember 2012. Sejauhmana persiapan panitia di daerah dalam menyukseskan acara tahunan Munas ke sepuluh masyarakat perlindungan tanaman dan hewan seluruh Indonesia.
Lokasi Munas di pusatkan di Rama garden Hotel Jl. Tanjung Santigi No. 26 Palu 94112 Fax. (0451) 429300 dan lokasi pameran disebelah hotel menggunakan fasilitas parkir milik hotel.
Sekilas MPTHI.
Perlindungan tanaman dan kesehatan hewan merupakan salah satu bidang yang paling luas terkena dampak arus globalisasi. Tuntutan penyesuaian dan pengembangan bidang tersebut tidak hanya menyangkut factor teknologi, tetapi juga factor organisasi, kelembagaan dan perundang-undangan pada aspek produksi, pasca panen, perdagangan, serta karantina pertanian. Penyesuaian dan pengembangan bidang perlindungan tanaman dan kesehatan hewan memerlukan upaya yang serius agar petani dan pertanian Indonesia dapat menikmati semaksimal mungkin sisi positif serta terhindarkan dari efek negatif arus globalisasi.
Upaya tersebut merupakan tugas bersama-sama pemangku kepentingan (stakeholders) yang terkait dengan pembangunan petani dan pertanian, dari masyarakat petani, swasta, pendidik dan peneliti, serta unsur-unsur pemerintahan.
Upaya mengoptimalkan peran perlindungan tanaman dan kesehatan hewan dalam peningkatan martabat petani dan pertanian memerlukan langkah-langkah yang mampu mendorong terjadinya koordinasi dan sinkronisasi antar pemangku kepentingan di Indonesia yang saat ini juga menghadapi tantangan dari kondisi dan perubahan yang terjadi di dalam negeri. Diantaranya terkait dengan program pelayanan pemerintah yang masih sektoral dan terpencar-pencar, perubahan system hubungan pemerintahan pusat dan daerah, serta perlunya peningkatan kesadaran tentang pentingnya perlindungan tanaman dan kesehatan hewan.
Untuk mendorong terjadinya kebersamaan langkah dalam perjuangan meningkatkan martabat petani dan pertanian Indonesia, diperlukan suatu wadah yang mampu mengakomodasi dan menggalang pemikiran, pandangan, gagasan, aspirasi dan potensi semua pemangku kepentingan perlindungan tanaman dan kesehatan hewan. Wadah tersebut diberi nama “Masyarakat Perlindungan Tumbuhan dan Hewan Indonesia”.
Selamat bermunas MPTHI ke X di Kota Palu, Sulawesi Tengah.***
.
Dijaman informasi global ini memang dituntut untuk serba tahu, jangan sampai ketinggalan jaman, minimal mengetahui kulitnya, syukur2 isinya sekalian kita bisa menyerap sehingga tidak disebut sebagai generasi yang ""Gaptek". Sebagai Aparatur harus melek teknologi IT, minimal bisa memakai surat elektronik untuk kelancaran tugas kedinasan. Hari gini ga tahu email apa kata dunia???
Begitulah....!
Saya ga akan bercerita panjang lebar, yang jelas materi seperti ini harus segera dipraktekan sendiri dirumah dan diaplikasikan pada presentasi atau pada blog pribadi (blogspot, wordpress dll).
Hari kedua mungkin ga bisa mengikuti karena harus melaksanakan tugas ke Sulteng.
Trima kasih kepada team Tutorial Sdr. Teguh Widiatmoko & Rahmad Gunawan.
.















