ULAT PENGGEREK CABANG
21.59 | Author: Urip SR
Satu persatu daun menguning kemudian rontok. Kerontokan daun hanya terjadi pada cabang bagian atas, cabang lainnya tampak sehat tidak ada tanda-tanda daun gugur. Pagi harinya cabang yang terserang patah bukan karena tiupan angin, ternyata cabang yang patah terdapat bekas gerekan ulat di dalam jaringan kayu sehingga nampak seperti terowongan. Hasil pembelahan pada cabang tersebut didapati seekor ulat sedang menggerek jaringan kayu didalam cabang/ranting.
Itulah perilaku ulat penggerek cabang/ranting yang sedang beraksi menggerek cabang jambu air yang tumbuh didepan rumah.
Selain menyerang jambu air, ulat ini juga menyerang cabang/ranting jambu biji dan cabang/ranting mangga.
Identifikasi sementara ulat penggerek cabang ini sebagai Rhitydodera simulans berdasarkan ciri-ciri kerusakan yang ditimbulkan pada cabang/ranting.

Ciri-ciri cabang terserang

Terdapat bekas lubang gerekan pada cabang.
Selama ulat menggerek sebelum kerusakan lanjut daun belum berguguran, setelah gerekan meluas kerontokan daun mulai terjadi ditandai dengan menguningnya daun terlebih dahulu.
Secara sepintas tidak kelihatan terserang karena cabang nampak mulus, manakala cabang dipotong dan dilakukan pembelahan terdapat terowongan didalam jaringan kayu dan terlihat ulat yang sedang menggerek bagian dalam cabang/ranting. Bekas lubang gerekan terlihat dari luar dengan ditandai dengan kotoran ulat.

Pengendalian

Upaya pengendalian yang dilakukan adalah dengan memotong cabang/ranting yang terserang dan lakukan pembelahan sampai ditemukan ulat, selanjutnya ulat dimusnahkan atau dikoleksi sebagai spesimen. Apabila jumlah populasi tanaman banyak (perkebunan yang luas) usaha pengendalian dapat dilakukan dengan meng-infus tanaman menggunakan cairan pestisida atau menggunakan pestisida secara sistemik dengan cara ditaburkan disekeliling tanaman seperti layaknya memupuk, namun alternatif ini dilakukan apabila populasi serangan melebihi ambang pengendalian. Identifikasi ulat ini masih sementara, barangkali ada yang tahu silahkan untuk melengkapinya. Semoga tulisan ini bermanfaat. (uripsr@ymail.com)***
.
|
This entry was posted on 21.59 and is filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

2 komentar:

On 14 Januari 2010 16.32 , pernikahan adat mengatakan...

pertamaxxx hehe, kunjungan sore pak, salam dari pernikahan adat Indonesia

 
On 14 Januari 2010 20.53 , saungURIP mengatakan...

Trims, salam kenal kembali.